Posts by popyhervi

Perempuan sederhana yang mencoba untuk membagi pengalaman hidupnya dalam tulisan-tulisan sederhana.

​Serba Pertama di 2017

Setiap tahun selalu ada cerita menarik untuk diceritakan. Tahun 2017 ini misalnya, tahun serba pertama untuk gw. 

1. Pertama Kali Jadi Tante

Awal  tahun 2017 diawali dengan kabar gembira, punya ponakan. Yeaaay tahun ini gw resmi jadi tante untuk pertama kalinya. Anak laki-laki yang lucu nan menggemaskan itu bernama Ali Raffasya Adyasta. Gw merasa beruntung banget punya ponakan yang ganteng, lucu, pintar hangat dan insya Allah menjadi anak yang sholeh. Setiap bertemu kami berdua selalu berpegangan tangan sambil selalu berceloteh, seolah-olah cerita kegiatan yang telah dia dilakukan.

2. Pertama kalinya kerja di media

Media adalah tempat kerja yang menjadi impian gw dari SMP. Keinginan untuk kerja di media timbul karena gw sering banget baca majalah. Dari sana gw mikir seru kali ya kerja di media, kerjanya gak monoton dan selalu melakukan hal-hal seru. Alhamdulillah bulan Maret 2017 ini, impian itu bisa terwujud.

Suasana kerja yang selalu gw impikan pun, benar-benar terjadi disini.  Kerja di media membuat gw bisa bertemu orang-orang yang seru dan mempelajari banyak hal baru dengan cara yang menyenangkan. 

3. Liputan Acara Besar Pertama kali

Satu hari sebelum gw berulang tahun, dapat kesempatan luar biasa yang memang menjadi impian gw juga. 😀 Di awal juli, gw pertama kalinya meliput acara dan besar pula. Saat itulah gw pertama kali ketemu sama jurnalis-jurnalis senior dan bisa secara langsung melihat cara kerja mereka.

Hal ini pula yang semakin membuat gw sadar bahwa jadi jurnalis itu gak gampang . Kadang perlu waktu berjam-jam untuk menunggu narasumber tapi itu semua gak sebanding sama rasa bangga ketika  berhasil mewawancarai narasumber-narasumber hebat.

4. Ikut Kelas Jurnalistik

Di bulan Agustus ini alhamdulillah gw mendapatkan kesempatan untuk belajar jurnalistik langsung dari ahlinya. Yaps  gw bisa belajar jurnalistik dari wartawan-wartawan senior sekelas, Kompas, CNN dan Sindo. Rasanya bangga banget.

5. Ada sedikit “badai” yang Menghampiri

Ditengah kebahagiaan gw kerja di media, ada sedikit kisah menyedihkan yang ingin gw lupakan. 6 oktober 2017, hari yang pengen gw lupain. Di tanggal itu gw mendapatkan kabar yang tidak menyenangkan, dari seseorang yang telah menemani hari-hari selama 3 tahun kebelakang. Kabar tidak menyenangkan itu membuat gw harus relah melepaskan sesuatu yang ditakdirkan olehNya bukan menjadi milik gw.

Kejadian ini mengajarkan gw untuk bisa menjadi orang yang tegar, tidak pernah putus asa, selalu berusaha dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

6. Pertama Kali Wawancara Idola

Mungkin untuk sebagian orang bisa ngobrol langsung sama idola adalah suatu hal yang ‘norak’ dan gak ada istimewanya. Tapi enggak halnya dengan gw, bisa wawancara dan ngobrol langsung dengan idola adalah yang menyenangkan dan tentunya membanggakan. Di penutup tahun 2017 ini gw berkesempatan untuk wawancara Faldo Maldini.

Dia adalah idola gw sejak duduk di bangku kuliah. Gw mengidolakan Faldo Maldini karena dia adalah orang yang bisa menjalani hidup dengan sangat seimbang. Kenapa? Karena dia adalah seorang bapak; punya berbagai jenis usaha; kegiatan sosialnya banyak, dia juga lulusan dari salah satu universitas terbaik di Inggris; dan satu lagi yang paling penting dia adalah orang yang sederhana dan gak sombong sama sekali

Walaupun di tahun 2017 ini gw belum beruntung dalam hal percintaan, tapi setidaknya gw bisa meraih impian dan mendapatkan kebahagiaan yang lain. Gw pernah baca kutipan

“Kadang kala, kau harus rela kehilangan suatu hal yang kau suka dengan hal lain yang juga menjadi impianmu”. 

Yaps, mungkin tahun ini gw mendapatkan impian tapi kehilangan seseorang. Tapi gw yakin, ‘badai’ dalam hidup akan segera digantikan dengan matahari cerah oleh Allah swt. Tinggal nunggu waktu yang tepat aja sampai matahari itu hadir dalam hidup gw. 😉

Tahun ini ada banyak banget hal yang bisa gw syukurin, salah satunya adalah gw punya orang tua dan kakak yang selalu mendukung dan gak pernah ninggalin. Seberat apapun hidup, gw masih bisa cerita sama mereka.

Advertisements

Penuh Perjuangan Di Usia 22 Tahun

Kata orang, usia 20-an adalah usia dimana seorang wanita mulai galau memikirkan masa depannya, langkah apa yang harus di ambil dan sebagainya. Buat gw pribadi yang baru memasuki usia awal 20-an, usia 20-an adalah masa-masa dimana lo harus memilih, memperjuangkan masa depan. Selain itu di usia awal 20-an adalah masa-masa dimana lomulai merasa menjadi beban untuk orang tua disaat ga punya kerjaan dan di satu sisi kadang kali lo ga bisa bertahan lebih lama lagi berada di pekerjaan lo yang lama karena satu dan lain hal. Di usia gw yang saat ini menginjak usia 22 tahun banyak kejadian-kejadian yang kurang menyenang dan mau gak mau harus dihadepin. Ok,lets talk about it.

Beberapa kejadian di usia 20-an yang membuat gw secara ga langsung membuat gw semakin dewasa.

1. Lulus

Alhamdulillah tahun 2016 ini dibuka dengan kabar gembira. Setelah kuliah selama 3,5 lamanya gw kuliah. 8 Januari 2016, gw ditnyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan. Bahagia, terharu dan sedih jadi satu rasa yang sulit diungkapkan. Kelulusan ini gw persembahkan untuk tiga orang yang gak pernah capek neybutin nama gw dalam setiap doanya, mama, mas Angga dan Papa.

2. Keluar dari Comfort  Zone

Untuk gw pribadi, masa kuliah adalah salah satu saat terindah dalam hidup. Disini gw bisa menemukan passion, mengembangkan diri, dan pastinya ketemu sama orang-orang hebat dan baik. Selama kuliah gw ngerasa ada di comfort zone. Tahun 2016 ini mau gak mau, gw harus keluar dari comfort zone itu. Gak mudah memang, tapi alhamdulillah berhasil melewati semuanya.

3. Tahun penuh perjuangan

Yaps, tahun ini adalah masa peralihan dari masa remaja ke masa orang dewasa. Dari yang tadinya apa-apa tinggal minta, jadi yang gak enakan mau minta. Karena ngerasa udah gak pantes ngerepotin orangtua dan saatnya bantu. Tahun ini, gw harus berjuang untuk mendapatkan pekerjaan.Di saat-saat inilah, gw merasa kalau persaingan menjadi job seeker itu berat banget. Darimulai ngantri job fair dari jam 8 pagi sampai ngerasain interview yang lokasinya jauh dari rumah udah gw jalanin.

4. Kerja Pertama

Hal lain yang cukup berkesan untuk gw adalah dapat kerja untuk pertama kalinya. Setelah 4 bulan berjuang mencari pekerjaan, akhirnya gw kerja juga. Yeaaay! Kerjaan pertama gw  masih di bidang yang memang gw gemari, menulis. Gw berprofesi sebagai content writer di suatu konsultan pendidikan terbesar di  Jakarta.

5. Vertigo

Hai vertigo! Hal yang cukup mengejutkan tahun ini adalah, gw menderita satu penyakit sakit kepala yang disebut dengan vertigo.  Biasanya penyakit ini diderita oleh seseorang yang telah berusia 30 tahun ke atas. Jadi, hal ini cukup mengagetkan untuk gw.

6. Resign

Yaps, masa muda adalah masanya untuk mencoba. Di tahun ini, gw memutuskan untuk resign dari kerjaan pertama gw. Karena satu dan lain hal yang membuat gw yakin bahwa ini bukan tempat yang tepat. So, awal 2017menjadi tahun yang penuh perjuangan. 

Teruslah berjuang dan berusaha sampai suatu hari nanti kau akan memeluk semua mimpi indahmu. 

Ayat-Ayat Cinta 2: Menyentuh Dengan Konflik Yang Lebih beragam

Film yang paling ditunggu-tunggu oleh banyak orang, akhirnya resmi dirilis pada 21 Desember 2017 ini, Ayat-Ayat Cinta 2. Film yang di sutradarai oleh Guntur Soeharjanto ini berhasil membuat semua penontonnya hanyut dengan cerita yang sangat amat menyentuh. 

Di film Ayat-Ayat Cinta 2 ini, konflik yang dihadirkan bukan saja tentang cinta, tetapi juga tentang kemanusiaan, keberagaman dan pendidikan. Film ini juga sarat akan makna dan pesan-pesan moral yang bermanfaat untuk kehidupan. Lima diantaranya adalah.

1. Mencintai cinta

Islam itu mencintai cinta dan membenci kebencian itu sendiri. Hal ini tergambar dari sifat Fahri yang selalu baik dan mau menolong semua orang. Tanpa memandang suku maupun agama. Ketika kita membenci seseorang karena perilakunya yang kurang baik, maka bencilah kebencian itu sendiri, bukan orang yang melakukannya. Karena itulah Islam yang sesungguhnya.

2. Setia pada Istri
Islam mengajarkan setiap laki-laki untuk setia kepada istrinya. Film ini dapat menggambarkan pesan itu dengan sangat jelas. Hal ini tergambarkan dari sifat Fahri yang menolak untuk pinangan wanita lain, karena masih setia menunggu istrinya Aisha yang hilang di Palestina.
3. Indonesia itu beragam

Indonesia itu indah, indonesia itu beragam. Sebagai orang Indonesia kita bisa hidup berdampingan tanpa saling mencela agama atau suku lain. Keberagaman adalah kekayaan Indonesia yang patut kita syukuri, jaga dan hargai dengan baik. 
4. Perempuan dalam Islam boleh berkarya

Perempuan adalah penentu suatu bangsa. Perempuan lah yang akan mendidik anak-anak yang akan menjadi calon pemimpin kelak. Setiap perempuan boleh berkarya selagi tetap menjalankan perannya sebagai ibu dan juga istri. Dalam film ini, disebutkan bahwa perempuan-perempuan pada zaman Nabi Muhammad SAW juga bisa berkarya dan beraktifitas seperti biasa.  Siti Khadijah istri nabi yang juga merupakan seorang pengusaha.
5. Kebaikan dapat meluluhkan kejahatan

Ada kalanya, kita berbuat baik kepada orang yang justru jahat. Apabila hal itu terjadi, maka tetaplah dan teruslah melakukan kebaikan. Karena kebaikan ibarat air yang menghancurkan batu. Cepat atau lambat kebaikan itu pasti akan menang. Seperti Fahri yang berhasil meluluhkan hati banyak orang yang telah membencinya.

Keputusan Yang Indah di 2015

Sebelum memasuki tahun 2016 ada baiknya kita sejenak melihat kebelakang tentang pencapaian apa saja yang sudah terjadi di 2015. Buat gw sendiri banyak banget kejadian-kejadian menyenangkan dan mengangetkan dan bahkan menyedihkan di tahun 2015 ini.  Beberapa kejadian itu diantaranya,

1. Kembalinya bersahabat dengan kawan lama 

Percayalah bersahabat kembali dengan orang yang dulu sempat kita tinggalkan bukan perasaan bahagia yang bisa dianggap biasa saja. Rasanya lebih seperti kembali menemukan harta karun yang dulu sempat kita tinggalkan untuk alasan lain yang lebih penting. Harta karun itu kembali dan memang agak canggung rasanya ketika harus memulai hubungan yang akrab seperti sedia kala. Tetapi gw yakin segala sesuatu butuh proses dan gw yakin semuanya akan kembali seperti semula. Welcome back Komunis Ayam Pop! I really miss you all. :”) 

2. Keputusan untuk lulus

Keputusan untuk lulus cepat memang harapan gw sejak lama. Namun, pada awalnya gw gak yakin hal itu akan terjadi dan disetujui oleh pembimbing akademik. Mengingat beliau adalah orang yang sangat perhatian dan sangat berhati-hati dalam memberikan keputusan untuk mahasiswa bimbingannya. Jadi, keputusannya untuk mengijinkan gw untuk lulus cepet adalah hal yang sangat menyenangkan dan mengagetkan. Keluarnya ijin untuk lulus cepat dan kembalinya sahabat-sahabat gw yang lama terjadi dalam hari yang sama. Jadi, ketika hal itu terjadi gw benar-benar merasa menjadi orang yang paling bahagia.

3. Berteman kembali dengan “kenalan” waktu sekolah

“Kenalan” disini berarti orang yang pernah hadir dalam hidup kita dengan peran dan kelakuan yang kurang menyenangkan baik itu lawan jenis maupun bukan. Oke hal ini adalah salah satu hal yang menyenangkan karena akhirnya gw pelan-pelan bisa melupakan semua kenangan kurang menyenangkan di masa lalu.

4. Kembalinya teman-teman SMA

Selama ini gw merasa bahwa masa sekolah gw Cuma ada SD, SMP dan masa-masa les di lampiri . Selama ini gw selalu berusaha untuk melupakan semua kejadian-kejadian di SMA termasuk orang-orang yang ada disana. Tapi tahun ini berbeda, gw akhirnya kembali berkomunikasi dengan teman-teman SMA. Walaupun hingga saat ini, gw belum punya kesempatan untuk bertemu mereka semua dikarenakan kesibukan masing-masing.

5. Gabung di beberapa organisasi

Kalau selama ini gw gabung dengan organisasi kampus, alhamdulillah tahun ini gw punya kesempatan untuk bergabung dengan organisasi yang ruang lingkupnya lebih besar bahkan beberapa diantaranya sudah International. Ini adalah salah satu nikmat yang sangat luar biasa buat gw. Gw berharap dengan bergabung di organisasi di luar kampus, selain bisa menambah pengalaman, gw juga bisa belajar banyak lagi tentang kehidupan dari orang-orang yang sudah berpengalaman dari berbagai bidang. Gw juga berharap semoga dengan mengikuti organisasi, gw bisa menemukan passion yang sesungguhnya. 

6. Akhirnya jadi anak “tunggal” di rumah

Akhirnya tahun ini tepatnya pada tanggal 29 November 2015 kakak semata wayang gw menikah, mas Angga Hersyah Putra. Hal yang sangat membahagiakan tentunya. 😀  Akhirnya gw punya kakak cewe dan itu artinya gw juga resmi jadi anak “tunggal” di rumah karena mas Angga balik beberapa minggu sekali ke rumah.

7. Bisa kenal sama sosok yang menyerupai kakak gw

Selama ini gw selalu berharap untuk bisa ketemu sama sosok laki-laki yang menyerupai mas Angga. Alhamdulillah tahun ini gw bisa menjadi semakin dekat dengan sosok tersebut,walaupun sebenarnya sudah kenal tahun lalu tepatnya tanggal 2 Juli 2014 (bertepatan dengan ulang tahunku yang ke-20).

Everyone has their own path. Just enjoy your life and be grateful.

​Siapa Bilang Patah Hati Ga Ada Manfaat? Ini Dia buktinya!

Patah hati memang hal yang paling bikin kesel kan? Tapi jangan buru-buru sedih dan menutup diri dulu. Karena patah hati juga da manfaatnya loh! Kalau kata Raditya Dika dalam film koala kumal, Patah hati boleh menutup hati jangan. Ada seseorang di luar sana yang selalu menyebutkan namamu dalam doanya dan menunggu waktu yang tepat untuk melamarmu. Karena tulang rusuk dengan pemiliknya tidak akan tertukar dan akan bertemu disaat yang tepat.
Udah ah daripada kelamaan mendingan kita baca aja manfaat patah hati berikut ini yuk!

1.Menyibukkan Diri dengan hal positif

Putus adalah saat yang tepat untuk memperluas pergaulan dengan melakukan kegiatan positif D`RIMers. Ssst siapa tahu dikegiatanmu yang baru kamu akan bertemu dengan dia yang sudah ditakdirkan untuk menjadi jodohmu. 

2.Mempunyai waktu Untuk dengan Keluarga dan Sahabat

Coba liat orang-orang tersayangmu, mungkin selama ini kamu terlalu sibuk bersama si mantan sehingga kamu sedikit mengabaikan mereka. Sekarang saat yang tepat untuk kamu menghabiskan waktu dengan orang-orang tersayang.

3. Mengerjakan Hobi

Kalau selama ini hidupmu hanya terpaku pada si mantan. Sekarang saatnya kembali menekuni hobimu. Ingin sesuatu yang beda? Coba ikutan komunitas-komunitas seru yang mungkin bisa jadi hobi barumu. 

4. Mengejar Impian yang sempat tertunda

Coba inget-inget lagi impian apa yang belum tercapai? Siapa tahu impian kita sempat tertunda karena terlalu fokus untuk menghabiskan waktu untuk si mantan. Misalnya dulu kamu pengen banget menambah kemampuan bahasa dengan ikut les di weekend, namun karena kamu takut ga ada waktu bareng si mantan, akhirnya kamu mengurungkan niat itu.Kalau iya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengejar impian tersebut.

5.Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Kata orang kehidupan adalah guru terbaik. Setuju? Harus setuju dong.hehe Dewasa disini maksudnya adalah dewasa dalam bersikap dan berpikir. Teruslah memperbaiki diri dan bersiaplah menyambut jodohmu.

6.Membuat Karya

Cieee berat ya bahasanya?Hehe Membuat karya contohnya lagu, tulisan ataupun gambar. Banyaklah loh penyanyi dan penulis terkenal yang membuat karya yang terinspirasi dari mantannya dan akhirnya bisa menghasilkan uang yang ga sedikit. Kece banget ga tuh! Udah terkenal dapat duit pula.hehe  

7.Menjadi Lebih Taat Kepada Tuhan

Last but not least, mungkin patah hati ini merupakan “teguran” mesra dari Tuhan yang merindukanmu. Mungkin selama ini kamu hanya memikirkan si dia sampai-sampai lupa sama si pemilik hati yang sebenarnya. Sekarang, saatnya kembali kosentrasi dalam beribadah ya. 

Udah puas baca artikel di atas?Hehe Kesimpulan dari artikel ini cuma satu selalu ada hal positif dibalik kejadian yang tidak mengenakkan sekalipun. So, mulai sekarang hapus air matamu dan siaplah menyambut hari yang lebih cerah! Karena hidupmu tidak hanya tentang mantan. Banyak orang-orang di luar sana yang membutuhkan peranmu. (PHP)

​Difficult Roads Often Lead To Beautiful Destinantion

Difficult roads often lead to beautiful destinantion. Unknown Kutipan inilah yang menggambarkan tentang pengalaman indah dalam hidupku. Pengalaman indah itu terjadi pada tahun 2016, yaitu ketika aku akhirnya berhasil menyelesaikan studi S1ku. Namun, hal itu suatu puncak keindahan dari perjalananku untuk berjuang meraih gelar itu. 

Perjalanan yang panjang itu dimulai ketika aku gagal dalam test SBMPTN 2012, kala itu diriku benar-benar terpukul dan merasa sangat hancur. Saat itu harapanku untuk membanggakan kedua orang tua dan juga kakak semata wayangku seolah sirna begitu saja. Namun, ternya Tuhan punya  rencana indah yang tidak pernah kuduga sebelumnya. Dua hari setelah aku gagal dalam  dalam SBMPTN, aku kembali mencoba untuk mengikuti seleksi masuk universitas yang justru menjadi kampusku. Bisa dibayangkan betapa pasrahnya aku ketika harus mengikuti test kala itu. Aku benar-benar tidak pernah berharap bisa lolos dalam test itu karena dengan kondisiku yang baru saja gagal dalam SBMPTN dan juga test itu sendiri yang terkenal akan soal-soalnya yang sangat susah. 
Test universitas yang aku jalani kala itu bukan satu-satunya test yang aku ikuti karena setelah gagal SBMPTN aku kembali mengikuti 4 test masuk universitas yang lain. Dalam jangka waktu 2 minggu aku sudah gagal dalam 3 test. Kecewa, pasrah dan seolah-olah tidak berharga lagi, itulah yang aku rasakan kala itu. Namun, ternyata Tuhan punya rencana yang sangat indah. Tepat pada tanggal 20 Juli 2012, ibuku secara tidak sengaja membaca koran yang menampilkan no peserta test yang berhasil lolos dalam seleksi masuk universitas yang testnya aku ikuti selang 2 hari dari kegagalanku di SBMPTN. Ibuku lalu berkata” sini mana no peserta kamu, siapa tahu kamu lolos”. Aku yang sudah sangat pasrah, kemudian memberikan no pesertaku seraya berkata” pasti ga lolos ma, besok kita daftar les persiapan ujian masuk universitas aja buat nyoba lagi tahun depan”. Lalu, dengan mata berkaca-kaca dan seolah tak percaya ibuku berkata” no kamu ada nak, Tuhan sudah menunjukkan kuasanya dengan membalas semua perjuanganmu selama ini”.Ya, akhirnya aku pun diterima untuk kuliah di universitas impianku tersebut. 
Masa-masa kuliah yang aku jalani juga tidak seindah yang dibayangkan. Dua bulan awal aku berkuliah di sana, aku menangis dan meminta izin kepada ibuku untuk mencoba lagi test masuk universitas lagi tahun depan karena aku merasa tidak sanggup lagi dengan semua mata kuliah di jurusanku tersebut. Lalu, dengan sabarnya ibuku berkata “boleh, kalau mau ikut test lagi. Tapi setidaknya lalui dulu kuliah semester 1 & 2 mu” dan aku pun langsung menyetujuinya.Namun, lagi-lagi Tuhan menunjukkan takdirnya yang sangat indah, IP semester 1 ku menunjukkan hasil yang cukup baik. Hal itulah yang membuatku akhirnya memutuskan untuk bertahan dan tidak jadi mengikuti ujian masuk universitas tahun depannya.
Semester 1 &2 bisa aku lalui tanpa halangan yang berarti. Akupun juga sudah mulai bisa menikmati dan menerima takdirku sebagai anak sastra. Tapi, aku hanyalah manusia biasa yang bisa kecewa dan juga tidak pernah puas. Ketika nilai mata kuliah bahasaku yang selalu berada di batas nilai minimal, aku sering kali menangis sambil berdoa kepada Tuhan seraya berkata “Tuhan, hamba terima takdir sebagai anak sastra, tapi hamba ingin memohon dua hal kepadamu, yaitu “buatlah hamba bisa lulus dengan nilai yang memuaskan dan buatlah hamba bisa bekerja di media (tempat kerja impianku)”.
Tuhan pun kemudian mengabulkan doaku, aku akhirnya bisa menyelesaikan gelar sarjanaku dalam jangka waktu 3,5 tahun dengan nilai yang memuaskan. 

Aku juga merasa bahwa Tuhan telah mengabulkan doaku 3,5 tahun yang lalu, yaitu aku ingin melihat kedua orang tua dan kakak semata wayangku bangga denganku. 
6 Februari 2016 hari wisudaku yang menjadi salah satu kenangan terindah dalam hidupku. Saat itulah, aku bisa melihat senyum bahagia dan bangga yang terpancar dengan jelasnya dari wajah kedua orang tua dan kakakku. Aku merasa menjadi orang yang paling bahagia dan tidak berhenti-berhentinya untuk mengucapkan syukur kepada Tuhan. (PHP)

Feature Diri Popy Hervi Putri

Nama saya Popy Hervi Putri, anak ke-2 dari 2 bersaudara. Saat ini saya tinggal di Bekasi bersama kedua orang tua saya karena kakak saya sudah menikah dan tinggal dengan istrinya di Jakarta Timur. Saya lahir pada bulan Juli 1994 di Jakarta Timur. Masa kecil saya habiskan di Bekasi dan Jakarta Timur. Meski tinggal di Bekasi, tapi saya menghabiskan masa SD-SMP di Jakarta. Berangkat dari rumah jam 5 pagi bukan hal yang asing lagi bagi saya dan hal itu saya lakukan sampai kuliah. Meskipun kuliah di Depok, saya tidak pernah nge kos. Saya memilih menggunakan kereta sebagai transportasi menuju ke kampus selama kuliah. Berangkat kuliah jam 5 pagi dan sampai rumah jam 8 malam sudah menjadi rutinitas saya selama kuliah. 
Masa kuliah bagi saya adalah masa-masa paling indah ketika saya menuntut ilmu. Di kampus saya aktif di berbagai kegiatan yang diadakan oleh jurusan maupun BEM. Di semester 2 selama enam bulan, saya pernah menjadi pendidik sosiologi untuk adik-adik kelas XII SMA yang kurang mampu. Saat itulah saya baru saya sadar kalo saya sangat amat mencintai dunia pendidikan selain menulis.Sampai saat inipun saya masih tidak bisa melepaskan ketertarikan dan kecintaan saya akan dunia pendidikan dan sosial. Hal paling membanggakan untuk saya kala itu adalah ketika 3 dari 6 orang siswa/I saya berhasil kuliah di kampus yang sama dengan saya. 
Di semester berikutnya saya juga aktif di kegiatan BEM yang juga bergerak dibidang pendidikan. Di sini saya bertemu dengan adik-adik dari kelas 1 SD sampai IX SMP dan juga peserta didik paket B dan C. Selama satu tahun setengah saya menghabiskan hari Sabtu untuk belajar, berbagi dan menginspirasi dengan adik-adik tersebut. 
Selain itu, saya juga aktif di jurusan dan juga kegiatan di luar kampus. Hal inilah yang saya lakukan dari zaman kuliah hingga saat ini. Hari Sabtu & Minggu saya habiskan dengan mengikuti kegiatan sosial. Tentunya dengan diselingi dengan nongkrong bersama teman-teman kuliah/SMA, sesekali menonton bioskop, dan juga menghabiskan waktu bersama keluarga untuk sekedar melakukan quality time. 
Ada kalanya saya menghabiskan waktu di kamar satu harian bersama ibu dan kakak saya. Ada begitu banyak cerita yang dibagi ketika melakukan quality time. Bahkan mamapun tau semua teman saya dan kakak dari mulai SD bahkan sampai kerja. Papa terserang penyakit struk dari aku lahir, sehingga beliau sedikit lebih egois dan tidak peduli dengan aku dan kakak. Sehingga dari kecil aku dan kakak lebih dekat dengan mama.  Hampir tidak ada rahasia di antara kami ber-tiga. Mama, Papa dan kakak selalu mendukung saya dalam hal apapun. Termasuk, ketika saya memilih bekerja di media dan menjadi seorang penulis. Menjadi seorang penulis, membuat saya yang tidak teliti dan ingin melakukan segala sesuatunya dengan cepat membuat saya berusaha untuk teliti, sabar dan cermat. 
Kesan pertama orang yang bertemu dengan saya, pasti menduga saya adalah orang yang sombong, jutek dan tidak peduli dengan dunia sekitar. Tapi ketika mereka mengenal saya lebih dalam, mereka akan lebih terkaget-kaget lagi karena saya tidak seperti yang mereka lihat dan pikirkan. Saya adalah orang yang heboh, jahil, dan suka bicara apa adanya. Saya tidak suka membicarakan orang dari belakang dan lebih suka mengatakannya langsung dengan orang yang bersangkutan. (PHP)